Inilah Mobil yang Namanya Asing di Telinga

Para pengguna kendaraan yang beroda 4 ini sangat begitu diminati dan juga semakin banyak pemiliknya. Mobil lebih banyak dipilih dibandingkan motor karena mobil memiliki fungsi dan manfaat yang lebih banyak. Dengan menggunakan mobil, tentu saja semua anggota keluarga bisa ditampung untuk perjalanan jauh. Maka sudah tidak heran jika penjualan pada mobil bekas dan mobil baru sangat begitu pesat. 

Meskipun pembelian mobil dilakukan secara kredit atau dengan cara mengangsurnya oleh beberapa konsumen. Namun, meskipun seperti itu potensi penjualan mobil di Indonesia termasuk sangat besar, ada beberapa merek mobil yang mengalami kesulitan dalam Daftar Sbobet penjualannya bahkan terbilang kurang laku di pasaran. Kira-kira apa saja ya, berikut ini ada beberapa mobil yang kurang laku di pasaran bahkan mungkin saja kalian asing dengan merek mobil yang satu ini. Berikut diantaranya.

Mazda VX-1

Mobil dengan desain mirip dengan Suzuki Ertiga ini, nyatanya kurang diminati di masyarakat. Padahal,mobil Mazda VX-1 ini sudah mengusung banyak fitur dan spesifikasi yang begitu baik. Yakni dengan menggendong mesin 1373 cc, tipe DOHC + VVT tentunya performa mobil cukup menjanjikan dan irit bahan bakar. Dengan Daya Maksimum hingga  95 ps / 6000 rpm dan Torsi Maksimum : 13.25 kgm / 4000  rpm,tentunya memberikan kapasitas performa mesin yang cukup bisa diandalkan. Mobil ini mempunyai transmisi  5 Percepatan Manual dan  4 Percepatan untuk tipe  Automatic.

Karena penjualan yang kurang bagus,yang hanya bisa menembus angka kurang dari 1.000 unit di sepanjang tahun 2014.Maka produsen Mazda segera menghentikan produksi dari model VX1 ini. Padahal,untuk promosi pemasaran dari mobil Mazda VX-1 ini sudah besar-besaran hingga ikut dalam pameran. Namun pada kenyataanya, peminat mobil ini masih begitu sedikit atau kurang diminati di pasar Indonesia khususnya.

Nissan Murano

Mobil yang mempunyai varian  mesin 2.500 cc dan 3.500 cc ini secara desain sebenarnya cukup terlihat modern dan futuristic. Begitu juga dengan Daya Maksimum hingga : 180 HP @6.000 RPM (2.5L) ; 245 HP @5.800 RPM ( 3.5L ), sedangkan Torsi Maksimum : 45 Nm @4.000 RPM (2.5L) dan 333 Nm @4.400 RPM (3.5L). Selain dari desain yang keren,mobil ini juga telah menggunakan tipe transmisi CVT serta penambahan fitur yang sudah lengkap.

Mobil ini diluncurkan oleh Nissan guna mengambil kesempatan pada saat pamor dari Toyota Harrier mulai menurun. Lalu pihak Nissan mengeluarkan mobil SUV sebagai pesaing Harrier versi mereka. Secara keseluruhan, mobil Nissan Murano ini tampil desain bentuk begitu keren, namun lagi-lagi minat masyarakat kurang baik di mobil ini. Alhasil, mobil Nissan ini dihentikan produksinya di tahun 2013 silam. Ditambah lagi,karena adanya promosi yang kurang jelas, mengakibatkan mobil ini tidak terjual satu unit pun di tahun 2014.

Peugeot 107

Sejak mobil Peugeot 106 dikeluarkan dan dipasarkan oleh pihak Peugeot, sudah tampak kurangnya minat para pembeli mobil di pasar Indonesia dengan mobil ini. Dan sangat terlihat lagi kala mobil ini diteruskan dengan model Peugeot 107.

Secara harga memang mobil begitu terjangkau, dan memang menjadi salah satu mobil murah di pasar Eropa. Maka jangan heran,jika mobil ini juga tidak begitu merespon di pasar Indonesia. Karena selain desain bentuknya yang kurang mantap,mobil ini terlihat kurang memunculkan aura menarik buat para konsumen otomotif.

Infiniti Car

Siapa yang tahun akan merek ini, tentunya hanya sedikit orang yang mengenal akan merek mobil bernama nfiniti. Hal ini wajar, karena memang nama mobil infiniti tidak bisa melambung tinggi seperti merk mobil lainya yang sama-sama dari negeri Sakura atau Jepang.

Bahkan untuk penjualan dari mobil infiniti tidak pernah sampai 100 unit bisa terjual. Dan bahkan untuk tahun 2015, penjualan dari mobil infiniti hanya bisa melakukan 8 ( delapan ) unit saja. Penjualan mobil ini juga sudah kalah dari “saudara tuanya” Lexus, yang bisa mencatatkan penjualan hingga lebih dari 600 unit mobil di tiap tahunnya.

Chevrolet Spin

Tampil dengan desain MPV yang aerodinamis serta dengan harga terjangkau, ternyata mobil ini tidak bisa menggaet minat pelanggan di pasar mobil Indonesia. Secara spesifikasi, Chevrolet Spin telah mempunyai mesin  4 Cylinder DOHC 16 Valve Dual VVTi untuk Tipe 1.2L, 1.5L, dan  4 Cylinder Common Rail Direct Injection with Turbocharger  untuk Type 1.3L.

Mobil asal Amerika ini juga mempunyai performa yang baik serta efisiensi konsumsi bahan bakar yang sudah baik pula. Untuk Daya Maksimumnya  bisa mencapai  86 PS/5,600 rpm (Tipe 1.2L), 109 PS/6,000 rpm (Tipe 1.5L), dan  75 PS/4,000 rpm (Tipe 1.3L). Sedangkan untuk Torsi Maksimum : 115 Nm /4,000 rpm (Tipe 1.2L), 142 Nm/3,800 rpm (Tipe 1.5L), dan  190 Nm/1,750 rpm untuk Tipe 1.3L. Sebenarnya merk mobil Spin ini meluncur saat terjadi pergantian management di tubuh perusahaan Chevrolet pusat. Namun keluaran mobil Spin ini ternyata kurang diminati oleh masyarakat Indonesia.

Toyota Nav1

Mobil yang sebenarnya diharapkan oleh pihak Toyota bisa menggempur pasar di segmen MPV atau Multi-Purpose Vehicle, ternyata malah di bawah ekspektasi dari hasil penjualannya.Mobil ini juga masuk ke dalam catatan buruk di pihak Toyota,sebagai mobil yang kurang laku di Indonesia. Mobil Toyota Nav1 ini mempunyai tipe Mesin : 3ZR-FAE dengan dukungan 4 silinder segaris, serta 16 Valvematic berkapasitas 2,0 L. Kapasitas Silindernya  3456 dengan Sistem Suplai Bahan bakar teknologi  EFI. Dengan menggendong mesin tersebut, mobil ini mampu memberikan Daya Maksimum 158 Ps/6200 rpm dan Torsi Maksimum mencapai 196 Kgm/1956 rpm.

Namun apa daya keberuntungan dari mobil merk Nav1 ini kurang berpihak.Meskipun mobil ini diproduksi oleh Perusahan besar Toyota ,tetap mobil ini tidak memberikan hasil yang terbaik dalam penjualanya.Malah penjualan  mobil ini semakin terpuruk dan hanya bisa terjual kurang dari +- 600 unit mobil.

Nissan Evalia

Mobil yang diharapkan bisa meneruskan dan meniru kesuksesan seperti Nissan Grand Livina, ternyata tidak membuahkan hasil yang diimpikan. Namun,nama Evalia tidak bisa memberikan hasil layaknya Grand Livina sebagai merek yang cukup diperhitungkan di segmen MPV. Bahkan mobil bernama Evalia ini, malah banyak digunakan dan mendapatkan image seperti mobil barang. Karena dimensi dan luas ruangan interior mobil ini yang begitu luas.

Nissan Evalia dibekali dengan mesin tipe  4 Cylinder Inline, 16 valve+Dual CVTC, dengan kapasitas kubikasi Isi silinder  1.498 cc. Tenaga dan daya mobil ini cukup baik yakni untuk Daya Maksimumnya  109 PS / 5600 rpm dan Torsi Maksimum : 14.6 kgm / 4000 rpm. Namun, sekali lagi nasib baik belum diberikan untuk mobil Nissan Evalia ini, karena penjualnya tidak mampu menyesuaikan dengan MPV Grand Livina sebagai mobil keluarga Indonesia.