Category: Uncategorized

Beginilah Alasan Orang Mulai  Beralih ke Mobil Listrik

Beginilah Alasan Orang Mulai Beralih ke Mobil Listrik

Pada saat ini yaris semua produsen otomotif besar yang ada di dunia sudah mulai menggerakan produksi dan riset ke mobil listrik, dan alasannya bukan hanya semata-mata karena mereka cinta lingkungan. Volkswagen sudah berencana akan meluncurkan 70 model mobil listrik sepenuhnya sehingga pada tahun 2030 nanti, dan sekarang ini sudah melampaui volume penjualan mo9bil listrik Tesla di banyak pasaran yang ada di Eropa.

Pada pekan lalu, General Motors (GM) mencanangkan tekad untuk hanya menjual mobil bebas emisi saja mulai 2035. Tidak ada satupun produsen mobil besar yang tidak punya komitmen mengembangkan mobil tanpa emisi. Dan ada alasan kuat untuk perubahan radikal ini. Mobil listrik bukan hanya ramah lingkungan, tetapi ia juga jauh lebih murah biaya produksinya. Berikut ini ada beberapa alasan kenapa orang mulai beralih ke mobil listrik. Berikut diantaranya.

Lebih Hemat Ongkos Produksi

Ada beberapa kelebihan mobil listrik dalam soal penghematan ongkos. Karena tidak memakai mesin combustion, suku cadang yang dibutuhkan menjadi jauh lebih sedikit, dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam perakitan juga berkurang. Ford memperkirakan pembuatan mobil listrik menghemat 30% jam kerja daripada pembuatan mobil bensin. Sistem propulsi mobil listrik juga lebih mudah dipasang ke model berbeda. Kalau mobil biasa, setiap model butuh sistem sendiri karena mesin dan sistem transmisi juga berbeda. Fakta ini makin menambah efisiensi kerja dan biaya pembuatan mobil listrik.

Sebagai contoh, GM harus menggunakan lebih dari 500 kombinasi mesin berbeda untuk berbagai model mobil konvensional buatannya. Jika semua model itu bertenaga listrik, hanya dibutuhkan kurang dari dua lusin kombinasi. “Mobil listrik lebih simpel untuk dibuat, lebih menguntungkan, dan pertumbuhannya lebih tinggi,” kata Adam Jonas, pengamat otomotif di Morgan Stanley.

Tak Bisa Setengah-setengah

Penghematan biaya dalam merakit mobil listrik membuat para produsen tidak punya banyak pilihan selain ikut menceburkan diri, kata Daniel Ives, pakar teknologi di Wedbush Securities. “Para produsen ‘mobil tradisional’ ini tidak bisa setengah-setengah menggarap mobil listrik. Mereka harus masuk total,” tegasnya. Ketika biaya perakitan mobil listrik makin turun, biaya pembuatan mobil bensin makin naik karena hadirnya berbagai aturan baru yang memperketat aturan emisi di seluruh dunia.

“Agar bisa memenuhi regulasi terkait lingkungan, mesin combustion internal akan makin mahal,” kata Ken Morris, wakil presiden bidang mobil listrik di GM. “Pendapat saya, akan makin sulit menemukan pemasok mesin combustion internal dan suku cadang yang diperlukan untuk memenuhi regulasi, dibandingkan komponen mobil listrik,” imbuhnya. Satu-satunya hal yang membuat harga mobil listrik masih mahal saat ini adalah harga berbagai komponen, utamanya baterai.

Namun, harga komponen mobil listrik makin turun. Misalnya harga baterai sudah anjlok 85% dalam 20 tahun terakhir. Harga baterai diperkirakan akan semakin turun seiring makin efisiennya produksi komponen ini dan makin meningkatnya permintaan. Tesla pernah mengatakan biaya komponen baterai akan turun 56% dalam basis per Kwh dalam beberapa tahun mendatang. “Teknologi baterai menjadi semakin efisien dan akan terus meningkat,” kata Brett Smith, direktur teknologi di Center for Automotive Research, Michigan. Smith mengatakan kondisi keuangan industri otomotif akan membuat mereka tidak lagi mempertaruhkan masa depan pada mobil bensin, bahkan meskipun penjualan mobil listrik baru mencakup sekitar 5% penjualan mobil global saat ini.

“Perusahaan-perusahaan itu praktis sudah menghentikan investasi untuk riset mencari mesin combustion internal yang lebih canggih,” ini yang dikatakan oleh Smith. Sedangkan Morris mengatakan GM masih akan berinvestasi untuk pengembangan mobil bensin karena toh perusahaan juga masih akan menjual mobil tradisional hingga satu dekade lebih. Namun, dia juga mengatakan 60% belanja litbang GM sekarang diarahkan ke mobil listrik. GM sebelumnya mengatakan akan berinvestasi US$ 27 miliar untuk pengembangan mobil listrik. Volkswagen bahkan menyisihkan dana lebih besar lagi untuk maksud yang sama, yaitu € 35 miliar atau sekitar US$ 43 miliar.

Dapat Mengurangi Dampak Polusi Udara

Jumlah kendaraan bermotor yang makin hari makin banyak saja selain membuat jalanan macet juga menyumbang polusi udara cukup besar. Hal tersebut disebabkan oleh bahan bakar yang digunakan akan menghasilkan emisi berupa gas karbondioksida (CO2) yang tidak baik untuk kesehatan. Kondisi ini bisa makin parah kalau tidak ada pepohonan di tepi jalan.

Sebagai bentuk kepedulian pada alam agar tidak semakin rusak maka kalian bisa memilih mobil listrik sebagai kendaraan. Mobil listrik menggunakan tenaga baterai bukan BBM sehingga ramah lingkungan. Bahkan jika kalian menggunakan 1 unit mobil listrik saja sudah mampu mengurangi polutan hingga 4,6 metrik ton gas per tahun. Ini setara dengan menanam 209 pohon untuk penghijauan dan menyegarkan udara. Fakta tersebut tentunya sangat bermanfaat untuk mengurangi dampak pemanasan global.

Bisa Berjalan Lebih Cepat

Apakah dengan menggunakan tenaga baterai mobil bisa dipacu dengan kecepatan tinggi? Nah,satu hal yang perlu kalian ketahui justru mobil listrik memiliki tingkat kecepatan yang lebih bagus daripada mobil dengan BBM.  Akselerasi yang dihasilkan oleh mobil listrik cukup mengagumkan karena pengiriman torsi menuju roda berlangsung sangat cepat. Sebagai contoh adalah mobil listrik produksi Tesla yang memiliki kemampuan berjalan dengan kecepatan 100km/jam dengan waktu 3 detik saja.

Tidak Menghasilkan Emisi

Jika kalian memilih kendaraan mobil listrik maka secara tidak langsung telah ikut berpartisipasi menyelamatkan lingkungan. Tidak seperti mobil biasa yang menghasilkan gas emisi CO2 tiap digunakan, mobil listrik bebas emisi. Dengan begitu kualitas udara yang kita hirup juga akan semakin baik dan bagus untuk kesehatan.

Lebih Murah dan Ekonomis

Dengan teknologi yang bagus seperti itu apakah harga mobil listrik sangat mahal? Justru sebaliknya bisa dikatakan bahwa harga mobil listrik secara global lebih murah dibandingkan dengan mobil bertenaga BBM pada umumnya. 

Harga yang dikatakan murah tersebut termasuk pada biaya yang dibutuhkan dalam operasionalnya. Jika menggunakan mobil biasa maka kalian harus mengisi bahan bakar sesuai kebutuhan. Berbeda dengan mobil yang hanya membutuhkan listrik rumah ini dimana kalau dibuat perhitungannya biaya yang dikeluarkan hanya sekitar 1/3 dari kebutuhan BBM pada mobil biasa.

Lebih Halus dan Nyaman

Orang yang membeli mobil tentunya akan mempertimbangkan masalah kenyamanan berkendara. Buat apa membeli kendaraan dengan harga mahal namun saat dipakai kurang nyaman. Mobil listrik selain ramah lingkungan ternyata juga sangat nyaman saat dikendarai. Suara mesin yang dihasilkan relatif lebih halus dibandingkan dengan mobil BBM sehingga tidak akan berisik.

Lebih Mudah dalam Perawatan

Kemudahan dalam perawatan juga menjadi faktor yang membuat mobil listrik layak dipilih. kalian tidak perlu melakukan penggantian oli dan servis-servis lainnya sebagaimana yang harus dilakukan pada mobil biasa. kalian hanya perlu melakukan pengecekan pada tekanan ban sebagai perawatan mobil listrik.

Nostalgia Mobil Lawas yang Masih Memiliki Penggemar

Nostalgia Mobil Lawas yang Masih Memiliki Penggemar

Beberapa bulan atau beberapa tahun belakangan, banyak orang mencari mobil dengan alasan nostalgia. Mobil-mobil ini dicari dengan alasan ingin membangkitkan kenangan masa lalu. Di Indonesia, ada beberapa mobil yang kerap dicari dengan alasan nostalgia. Sama seperti motor, tiap waktunya mobil selalu mengalami perubahan dan pergantian. Nggak perlu nunggu sampai bertahun-tahun, bahkan dalam jangka 6 bulan saja sudah banyak model-model baru dirilis. Dan setiap mobil-mobil baru selalu mengusung keunggulannya sendiri. Entah yang modelnya sporty, teknologi ramah lingkungan sampai yang bisa nyetir sendiri.

Invasi mobil-mobil baru memang nggak bisa terhindarkan, tapi meskipun demikian masih banyak orang-orang yang setia dengan roda empat lawas mereka. Bukan apa-apa, beberapa mobil lama memang masih layak banget untuk dimiliki. Alasannya bola tangkasnet pun beragam mulai dari tenaga yang masih gahar sampai modelnya yang nggak lekang waktu. Berikut ini beberapa mobil lawas yang masih memiliki banyak penggemarnya.

Nostalgia Mobil Versi Carmudi

Toyota Corolla DX

Mobil sedan yang satu ini bisa dibilang jadi salah satu mobil yang cukup idaman. Terutama bagi mereka yang memiliki kenangan di era 1980-an hingga 1990-an. Mobil yang menjadi generasi keempat dari Toyota Corolla ini saat ini menjadi salah satu mobil yang cukup digemari. Apakah kalian salah satunya?

Honda Civic SB3 / Wonder

Mobil yang pertama kali diperkenalkan pada 1983 ini juga menjadi mobil nostalgia. Banyak orang mencari mobil berpintu 2 ini untuk dibangun kembali. Ada yang mengembalikan keadaan aslinya, ada juga yang membangun mobil ini untuk dimodifikasi. Sebagai mobil yang sudah berumur, mobil ini memiliki penyakit titik keropos yang cukup banyak.

BMW E30

Mobil yang satu ini cukup terkenal lewat film Catatan Si Boy , hal ini menjadi salah satu mobil yang paling ikonik di era 1980-an hingga tahun 1990-an. Mobil ini memiliki bentuk yang kotak dan juga simpel, BMW E30 seakan tidak pernah sirna auranya. Di tahun 2020 sudah banyak orang yang membeli kembali mobil buatan Jerman yang satu ini dan kembali menjadi tren untuk orang yang menyukai mobil mobil antik.

Mercedes-Benz W123

Masih dari keluarga sedan, Mercedes-Benz dengan kode body W123 atau akrab disapa Mercy Tiger juga jadi salah satu mobil nostalgia. Pertama kali meluncur pada tahun 1976 hingga 1986, Mercy Tiger dianggap salah satu mobil mewah di zamannya. Tak heran jika masih banyak orang mengidolakan mobil satu ini. Terlebih untuk varian 280E dengan transmisi otomatis yang harganya saat ini sudah mencapai ratusan juta.

Toyota Kijang

Selama tahun 1990 hingga 1999 mobil MPV yang satu ini adalah legendanya. Ada beberapa Toyota Kijang yang mengaspal di Indonesia selama era itu. Sebut saja Toyota Kijang Super, Toyota Kijang Grand Extra, Toyota Kijang Rover, hingga Toyota Kijang yang akrab di telinga dengan sebutan Kijang Kapsul. Kijang Kapsul mulai diproduksi Toyota pada tahun 1996. Dibanding generasi sebelumnya, Kijang Kapsul memiliki bentuk yang revolusioner di zamannya. Eksteriornya dibuat lebih bulat dan memiliki aerodinamis yang lebih bagus. Sementara interiornya menjadi evolusi bagi kendaraan keluarga di Indonesia karena pertama kalinya muncul MPV dengan semua kursi dengan posisi menghadap ke depan. Total, Kijang Kapsul memiliki tujuh varian yakni SX, LX, SSX, LSX, SGX, LGX, dan Krista. Banyaknya varian karena memang banyak pilihan mesin yang diusung, mesin bensin dan mesin diesel berkapasitas 1.800cc hingga 2.000cc. Di bursa penjualan mobil bekas, jangan heran apabila menemukan harga Kijang Kapsul ini sama dengan harga Toyota Avanza generasi pertama.

Daihatsu Feroza, Daihastu Taft, dan Daihatsu Rocky

Mobil jadul, mungkin ini yang akan terbesit di benak generasi tahun 2000an kala melihat SUV kembar tiga keluaran Daihatsu. Ketiga mobil era 90an memiliki desain yang sama. Eksterior mobil ini berbentuk kotak dan minim lekukan. Meskipun tidak terlihat modern, namun tampang luarnya sangatlah gagah dengan didukung oleh ground clearance-nya yang tinggi. Pilar B didesain sedemikian rupa agar dapat berfungsi sebagai bar pelindung rollover.

Daihatsu Feroza, Daihatsu Taft, dan Daihatsu Rocky diproduksi Daihatsu antara tahun 1984 hingga 2002 dengan penjualan di seluruh pelosok Asia hingga daratan Eropa. Namun ketiganya pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1992 dan dirakit bersamaan secara lokal. Daihatsu Feroza bermesin bensin. Sementara Daihatsu Taft dan Daihatsu Rocky dibekali mesin diesel. Di pasar mobil bekas, harga ketiga mobil ini “abu-abu”. Semua tergantung kondisi, modifikasi, dan aksesoris yang disematkan di dalamnya.

Isuzu Panther

Pada mulanya Isuzu Panther dikembangkan di Jepang dan diproduksi khusus untuk pasar di kawasan Asia. Kendaraan bermesin diesel ini akhirnya diberi kode Asian Utility Vehicle (AUV). Periode 1996-2000 adalah masa kejayaan Isuzu Panther. Periode tersebut merupakan saat Isuzu Panther generasi kedua banyak ditemui mengaspal di Indonesia. Generasi kedua Isuzu Panther ini memiliki penyempurnaan di bagian mesin. Kapasitasnya ditingkatkan jadi 2.500 cc dan sudah menggunakan teknologi Direct Injection sehingga pembakarannya lebih sempurna.

Ada beberapa varian dari Isuzu Panther generasi kedua, yakni Standar, Deluxe, Royal, Grand Royal, New Royal, Hi Sporty, hingga yang termahal adalah Hi Grade. Isuzu memang tidak diragukan kemampuannya dalam memproduksi mesin diesel, sesuai slogan mereka sebagai “Rajanya Diesel” di mobil era 90an.

Peugeot 405

Peugeot 405 masuk dalam kategori mid size sedan yang masuk ke Indonesia pada tahun 1989 hingga 1997. Di luar sana, mobil ini memiliki saudara kembar yaitu Alfa Romeo 164 yang sama-sama didesain oleh rumah desain Pininfarina yang berlokasi di Italia. Dibekali dengan desain yang sporty, sehingga mobil 90an ini tidak ketinggalan zaman di masa sekarang.

Secara keseluruhan, terdapat empat varian dari Peugeot 405 ini, yakni SR, SRi, STi dan Le Mans. Selain aksesoris, perbedaannya terletak pada sistem pembakarannya. Untuk varian SR masih mengusung karburator, sedangkan untuk tipe STi, SRi, dan Le Mans sudah menggunakan teknologi injeksi. Sebagai kasta tertinggi, varian Le Mans sudah dilengkapi dengan velg 15 inci, body kit, spoiler, serta emblem Le Mans sebagai identitas pada bagian samping, belakang, dan dashboard. Jok mobilnya sudah dibalut kulit.

Toyota Starlet

Mobil jadul nan menggoda rasanya cocok disematkan pada Toyota Starlet. Hatchback ini juga digadang sebagai cikal bakal adanya Toyota Yaris. Toyota Starlet sendiri diproduksi dari tahun 1973 sampai tahun 1999. Di era 90an, karena bentuknya yang membulat, seperti biasa, mobil ini dikenal dengan nama Starlet Kapsul. Meski begitu, desainnya tidak ketinggalan zaman, bahkan harga jual bekas dan kembalinya tetap stabil.

Selain desain, ada alasan lain kenapa harganya stabil dan Starlet Kapsul menjadi mobil 90an yang paling dicari, antara lain suku cadang yang masih mudah ditemui, biaya perawatan yang murah, irit bahan bakar, serta mudah untuk dimodifikasi. Mobil ini memiliki tiga tipe mesin yang semuanya bertransmisi manual, yakni 16 valve 4E-F (karburator), 4E-FE (injeksi), dan 4E-FTE (injeksi dengan turbo).

Mobil Baru yang Akan Meluncur di Tahun 2021

Mobil Baru yang Akan Meluncur di Tahun 2021

Daftar mobil baru yang akan meluncur di tahun 2021 ini memang hingga sekarang masih belum bisa ditebak secara pasti. Namun ada beberapa nama yang sudah bisa diprediksi akan keluarkan mobil baru, tetapi hal ini bisa saja benar atau bahkan bisa saja meleset tebakannya. Memang sudah banyak yang menyebutkan daftar mobil yang bakal dirilis tahun ini. Tapi Carmudi bakal mencoba membeberkan secara lengkap apa saja mobilnya. Akibat pandemi, banyak produsen otomotif menahan untuk tidak merilis produknya di tahun lalu. Covid-19 pun sangat berdampak pada menurunnya daya beli pada semua sektor. Tak terkecuali sektor otomotif. Banyak orang yang awalnya menahan uang untuk membeli mobil baru dan lebih memilih membeli mobil bekas. Tapi di tahun 2021 ini, diharapkan penjualan mobil baru bisa merangkak naik.

Pada tahun 2020 yang lalu, memang tidak banyak mobil yang diluncurkan pada saat pandemi. Semua pelaku industri termasuk produsen otomotif bergerak secara hati-hati. Memasuki tahun 2021, berbagai produsen otomotif diprediksi mulai gencar melakukan penetrasi bisnis. Salah satunya adalah merilis produk baru yang bisa mendorong masyarakat membeli kendaraan baru. Walaupun ekonomi belum sepenuhnya pulih, mendatangkan mobil baru diharapkan bisa menstimulasi ekonomi agar kembali naik. Jika tidak dirangsang dengan produk baru, ekonomi bisa terus terjun.  Lalu, apa saja daftar mobil baru di tahun 2021 ini? Berikut ini beberapa daftar perkiraan mobil yang akan di luncurkan di tahun 2021.

Daihatsu Rocky

Daihatsu Rocky dipastikan akan hadir di Indonesia pada tahun ini. Hal tersebut dikatakan oleh H. Ashitani, Customer Service Directorate Daihatsu Motor Company.

Daihatsu Rocky merupakan produk kedua dari Daihatsu New Global Architecture (DNGA). SUV ini direncanakan hadir di Indonesia pada 2021. Tapi, Amelia Tjandra selaku Marketing Director and Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) masih enggan memberi jawaban. “Produk baru saat waktunya ada, pasti kita sampaikan kok. Kalau sekarang kami belum bisa kasih infonya dulu yah teman-teman media,” katanya kepada Carmudi.

Toyota Raize

Hadirnya Daihatsu Rocky, pastinya akan diikuti oleh Toyota Raize. Produk kembar ini sudah rilis duluan di Jepang. Hanya saja untuk Indonesia belum bisa dipastikan kapan akan dirilis. PT Toyota Astra Motor (TAM) mengaku sambutan masyarakat Indonesia sangat baik terhadap Raize. Walaupun belum dirilis di Indonesia, tetapi sudah banyak masyarakat yang menanyakan mobil ini.

“Kami sangat serius untuk mempelajari Raize. Hal ini juga sudah dibicarakan dengan prinsipal,” kata Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director TAM. Banyak konsumen Toyota di Indonesia yang menanyakan Raize melalui tenaga penjual di dealer. Namun Anton enggan menjawab mengenai hasil studi yang dilakukan oleh Toyota. Kedua mobil ini menggunakan platform baru dari DNGA. Mesin yang digunakan berkode 1KR-VET dengan kapasitas 996 cc, 3 silinder, turbo. Tenaganya mencapai 96 hp dengan torsi 140 Nm. Yang menarik, Raize dan Rocky ditawarkan dalam penggerak 4WD untuk varian tertingginya.

Nissan Leaf

Mobil ini sebenarnya sudah tidak asing lagi karena pernah diperkenalkan pada tahun 2019 lalu. Nissan Leaf sempat dijadwalkan masuk ke Indonesia 2020 lalu. Sayang karena adanya pandemi, Nissan Indonesia memutuskan batal melakukan peluncuran. Leaf telah terdaftar di surat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 8 Tahun 2020 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Dari surat tersebut tercantum harga NJKB Nissan Leaf Rp 529 Juta.

Renault Kiger

Pasar SUV kompak di 2021 bakal memiliki banyak pilihan. Setelah Kia Sonet dan Nissan Magnet di akhir 2020, Maxindo Renault Indonesia (MRI) sebagai pemegang merek Renault di Indonesia, juga telah memastikan Kriger bakal hadir di Tanah Air. Kehadiran Kiger sudah diberitahukan oleh Davy J Tuilan, Chief Operating Officer Renault Indonesia. Menurut Davy, Renault Kriger akan mengisi segmen B-SUV yang memiliki 80 persen urban modernity dan 20 persen outdoor ability. Sayangnya, memang belum ada penjelasan lebih lanjut soal waktu tepatnya Kriger hadir di Indonesia.

Mitsubishi Pajero Sport Facelift

Salah satu mobil baru yang bakal meramaikan Tanah Air adalah Mitsubishi Pajero Sport. Salah satu SUV terlaris di Indonesia ini bakal merilis varian facelift-nya dan diprediksi tahun ini akan meluncur. Perbedaan ada pada bagian depan. Desain depan menyerupai tampilan Mitsubishi Xpander. Sebenarnya Pajero Sport versi facelift ini bukanlah barang baru. Di Thailand model ini sudah dikenalkan sejak Juli 2019. Sayangnya, pihak MMKSI hingga saat ini masih enggan membeberkan kepastian kapan akan meluncurkan produk terbarunya ini. Namun banyak yang meyakini jika varian ini akan meluncur pada tahun 2021. Ada beberapa fitur baru yang dijejalkan di Pajero Sport facelift ini.

Hyundai Creta

SUV lain yang dikabarkan akan dirilis di Indonesia adalah Hyundai Creta. Hyundai Creta pertama kali hadir di India dalam varian mesin Diesel 1.400 cc dan 1.500 cc bensin. Jika benar akan masuk ke Indonesia, maka Creta akan berhadapan dengan beberapa SUV. seperti Kia Santos, Honda HR-V, dan lain sebagainya.

Honda City Hatchback

Ini merupakan mobil terbaru tahun 2021 yang paling ditunggu-tunggu oleh anak muda. Bagaimana tidak? Honda City Hatchback siap hadir sebagai pengganti Jazz di Tanah Air. Apalagi perubahannya sungguh menyeluruh, bukan cuma nama tapi juga teknologi mesin. Bila merujuk Thailand, maka City hatchback 2021 bakal menggunakan mesin 1.0 liter turbo. Kemudian desainnya lebih sportif dengan atap rendah dan bodi lebih memanjang.

Bicara fitur, Honda City Hatchback 2021 lebih istimewa dari Jazz. Rival Toyota Yaris ini sudah pakai sistem pencahayaan full LED, head unit layar sentuh ukuran 8 inci yang terintegrasi Apple CarPlay, serta 8 unit speaker, cruise control, dan lain-lain untuk varian tertinggi. Prediksi harga City Hatchback kemungkinan ada di angka Rp 300 jutaan.

Suzuki Karimun Wagon R

Mobil LCGC yang tidak kunjung mendapat penyegaran adalah Suzuki Karimun Wagon R. Padahal kompetitor seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, dan Honda Brio sudah keluar model barunya. Oleh karena itulah, tidak salah bila Karimun Wagon R generasi anyar kami masukkan sebagai mobil terbaru tahun 2021 di Indonesia. Dilihat dari umur, mobil LCGC tersebut juga sudah cocok ada model baru. Pasalnya sejak 2013 belum ada revisi lagi.

Tentunya dari sisi teknologi harus ada penyegaran agar menyesuaikan zaman. Seperti apa revisinya? Ada berbagai prediksi, mulai dari penggunaan mesin 1.200 cc hingga dimensinya diperpanjang hingga muat 7-seater. Mari kita tunggu saja kehadirannya sama-sama.

Hyundai Staria

Nama Hyundai Starla memang belum nyaring terdengar. Wajar, karena ini merupakan mobil yang benar-benar baru dan digadang siap diproduksi di Indonesia. Bocoran ini dikabarkan oleh media Filipina, Autoindustriya. Mereka membicarakan kalau Hyundai telah mengajukan paten nama merek Staria pada di sana. Anehnya, Staria diklaim bakal diimpor dari pabrik Indonesia. Kabar lain menyebutkan bahwa Staria berjenis MPV dan berada di kelas yang sama dengan Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa